Dengan meningkatnya jumlah perangkat yang terhubung ke jaringan melalui IoT, peluang bagi peretas untuk membobol sistem juga meningkat secara signifikan. Untuk melindungi manusia, aset, dan data dalam lingkungan yang penuh tantangan ini, dibutuhkan pendekatan keamanan siber yang komprehensif dan berlapis.
Di masa lalu, sebagian besar sistem keamanan beroperasi secara mandiri, artinya mereka tidak terhubung dengan sistem lain atau ke internet publik. Kini, semuanya telah berubah, dan IoT secara khusus memungkinkan otomatisasi peringatan serta berbagi informasi dengan sistem dan pengguna lain di seluruh organisasi. Sistem juga seringkali terhubung dengan sistem berbasis cloud, dengan data video dikirim melalui jaringan WAN dan internet publik untuk disimpan di lokasi lain.
Pertumbuhan pesat dalam ukuran dan kompleksitas jaringan serta perangkat IoT menghadirkan peluang baru – yakni interaksi antara manusia dan perangkat dalam skala global. Namun, pada saat yang sama, hal ini juga meningkatkan risiko pelanggaran keamanan dan serangan jahat lainnya. Seperti yang sering kita lihat di media, pelanggaran semacam ini biasanya mengakibatkan kerugian finansial, penurunan kepercayaan pelanggan, dan berbagai dampak negatif lainnya.
Ancaman Siber Kini Mencakup Jaringan, Aplikasi, dan Perangkat
Kompleksitas jaringan dan aplikasi keamanan video, ditambah dengan semakin banyaknya perangkat IoT yang terhubung ke jaringan, menciptakan risiko keamanan siber yang berlapis – semuanya perlu ditangani secara bersamaan.
Untuk menutupi semua celah, organisasi tidak hanya harus mempertimbangkan potensi kerentanan pada sensor dan perangkat IoT. Mereka juga perlu memperhatikan keamanan jaringan itu sendiri, perlindungan data dari ujung ke ujung, keamanan aplikasi, serta berbagai faktor lainnya.
Misalnya, pada lapisan transport atau lapisan jaringan, penjahat bisa mengeksploitasi switch dan port untuk mencuri atau mengubah data. Pada lapisan aplikasi – seperti yang digariskan dalam OWASP Top Ten untuk keamanan aplikasi – peretas mencari celah dalam sistem dan konfigurasi untuk mengakses data dan ‘mengambil alih’ pengoperasian perangkat yang terhubung. Sementara di lapisan perangkat, metode serangan fisik dan siber digunakan untuk mencuri data, mengganggu, atau menonaktifkan fungsi perangkat.
Ancaman keamanan yang berlapis-lapis ini berarti bahwa solusi keamanan siber tunggal tidak lagi efektif. Sebaliknya, semua strategi keamanan siber harus menggunakan pendekatan berlapis yang dapat melindungi jaringan, aplikasi, dan perangkat secara memadai dari berbagai potensi serangan.
Bagaimana Hikvision Menangani Semua Aspek Keamanan Siber
Untuk membantu Anda meminimalkan risiko pelanggaran keamanan, Hikvision telah menciptakan pendekatan berlapis yang menangani berbagai ancaman keamanan siber secara bersamaan. Kami juga memaksimalkan keamanan siber dengan mengikuti praktik terbaik dalam arsitektur dan perangkat, serta telah tersertifikasi dengan standar FIPS dan Common Criteria.
Pendekatan berlapis kami meliputi:
Memaksimalkan keamanan perangkat…
Dengan komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang saling terintegrasi secara ketat, yang kuat dan terpercaya. Pada beberapa perangkat kami, digunakan chip keamanan berkinerja tinggi yang mengatur proses booting aman, enkripsi data, dan proses pembaruan yang aman. Banyak perangkat juga menggunakan kunci enkripsi yang dihasilkan secara acak untuk meminimalkan risiko akses tidak sah.
Meningkatkan keamanan aplikasi…
Dengan proses boot-up perangkat yang aman, yang menentukan proses dan aplikasi pengguna mana yang boleh dijalankan. Ini memastikan bahwa semua aplikasi yang mengakses perangkat dan data berasal dari sumber yang diketahui, dan tidak diretas atau dimodifikasi. Semua kode yang dapat dijalankan juga harus ditandatangani dengan sertifikat yang diakui oleh Hikvision, yang memperluas ‘rantai kepercayaan’ dari sistem operasi hingga ke aplikasi tertentu, serta mencegah aplikasi tidak sah dijalankan.
Memberikan keamanan jaringan…
Dengan protokol aman yang menjamin data tetap terlindungi saat dialirkan dari perangkat. Fitur keamanan jaringan Hikvision lainnya mencakup keamanan WAN, keamanan port, penyaringan IP, dan lainnya – memastikan bahwa data yang tersimpan maupun yang sedang ditransmisikan terlindungi dari metode serangan yang umum.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan cctv indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi cctv.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
